Author: Mayumi
Pairing: Seohyun x Kyuhyun
Other Cast: Kibum, Eunhyuk, Yesung, Tiffany, Minho.
Genre: Romance
Type: series

AN: Maaf ya, Post-nya lama. Soalnya lagi gak mood nulis waktu itu hehehe *memangnya siapa yang peduli?* xDDD. Diriku bawa cover baru. Yg lama udah ditentang *plak*, soalnya diriku baru mengenal peradaban (?), maksudnya baru bisa edit-edit photo dengan baik dan tidak baik *plak*. Eh tapi, kayaknya masih jelek ya? Hahaha *ketawa garing xD*
Warn: OOC, Typos, judul gak nyambung sama isi cerita, gaje, alur kecepetan, kisah pasaran, EYD gak bener, dan bikin sakit mata hahaha xDDD

-o0o-
“hoam~”
Aku menguap lebar, apa kalian tau sekarang aku sedang apa? Sedang mengantuk! Ini semua gara-gara Dosen ikan itu yang menyuruh kami menonton dokumentasi tentang sejarah korea. Jujur saja, suaranya yang aneh itu bagai lagu tidur. Ditambah ruangan ini gelap, dan durasinya itu mencapai 2 jam. Aku hanya menelungkupkan kepalaku. PSP-ku, I-Phone, disita Dosen Lee. Beruntunglah Seohyun tidak ikut disita hahaha.
Sebenarnya dia menggantikan Dosen Jung yang tidak hadir lagi, aku tidak tahu kenapa penyebabnya. Namun adanya Dosen Lee benar-benar membuatku frustasi. Aku menoleh kearah kanan, Taemin sedang mengukir pulau dikertasnya. Dan Seohyun tengah menyimak dokumentasi itu, yah.. walaupun aku tahu ia juga mengantuk. Dan lebih parahnya Dosen Ikan itu juga ikut-ikutan tidur =,=. Heuh, benar-benar menyebalkan.
Wajahku langsung merona ketika Seohyun memperhatikanku, untung saja ruangan ini gelap. Kalau tidak malulah aku xD. “Pinjam balpoin lagi??”
“Huh? I-iya Seo…” jawabku. Dia merogoh tasnya, dan dengan suka rela menyerahkan balpoin itu padaku. Kali ini aku menggunakannya, karena aku sama sekali tidak membawa alat tulis. Bukan disengaja, ini karena Fany noona lagi yang berulah. Seenaknya dia merapihkan buku-bukuku, hingga aku tidak bisa menemukan alat tulisku.
Sebisa mungkin aku menghemat isi balpoin ini, kan sayang kalo habis. Lalu, aku bingung apa yang tengah aku tulis. Hanya tulisan namaku dan dia. Segera aku meremas kertas itu dan memasukannya kedalam tasku, huft~.
-o0o-
Sepulang kuliah kuputuskan untuk pergi ketempat Eunhyuk hyung. Jangan tanya aku mau apa, lihat saja hahaha.
.
“nyuk!” seruku. Laki-laki berperawakan ceking *Plak!* bergusi besar *plak! Plak!* itu menoleh kearahku dengan monkey eyesnya *digamparin Eunhyuk+jewels*. Yeah, dia marah sepertinya. “Panggil aku hyung! Bodoh!” Serunya dan menjitak kepalaku.
Aku meringis, namun sedetik kemudian aku tersenyum—lebih tepatnya sih menyeringai. “Heh, apa maumu bocah setan?”
“Anu hyung..”
Aku merogoh tasku, mengeluarkan balpoin keroro yang sudah genap seratus biji. Itu lho, balpoin yang berukuran jumbo. Bentuknya imut, namun dari pada benda itu masih leibh imut aku sebenarnya hahaha xD. “Mau diapakan?”
“Di bakar -_-”
“Jangan kyu! Sayang, kalau dijual ini-”
Plak!
Eunhyuk hyung mengusap kepalanya. “Ck, memangnya untuk apa aku datang kesini? Memangnya toko mu ini sudah berubah menjadi tempat pembakaran balpoin apa?” Ujarku kesal. Memang manusia yang satu ini selain matre, bego juga *dihajar jewels*.
“Mau seperti apa?”
Aku mengeluarkan kamera digitalku, dan menunjukannya pada Eunhyuk hyung dengan rasa bangga keterlaluan. Karena wajahku ini sangat manis wahai kawan-kawan *apaan deh?!*. “Cih, apaan ini??” gumamnya sambil mengutak-atik kamera digitalku.
“Ini foto bego..” Ujarku sambil agak menjauh darinya, antisipasi menghindari satu jitakan dikepalaku. “Aku ingin hari selasa sudah selesai, oke hyung?”
“Kau harus membayarku mahal untuk itu.”
Tuh kan, dia benar-benar matre. “Berapa?” tanyaku. “100.000 won”
“Tidak.. itu terlalu mahal hyung..” seruku.
“90.000 won?”
“Masih mahal!”
“80.000 won?”
“Bisa lebih kurang, kurasa masih terlalu mahal..
“70.000 won?”
“Tidak!”
“60.000 won?”
“Tidak juga, masih mahal tau!”
“50.000 won?”
“Nggak!!” ujarku sambil menggerak-gerakkan telunjukku. “YEAH! SEKALIAN GRATIS AJA!” teriaknya kesal. “Hm.. boleh juga tuh! Gratis ya?” ujarku dan sukses mendapat satu jitakan. “sudah! 50.000 won saja kali gitu ya hyung??” tanyaku. Dia terlihat bepikir. Biasanya dia tidak pernah menggunakan otaknya untuk berfikir *plak*.
“Yasudah, sini.. mana foto bututmu itu?” Tanyanya. Yeah! Aku menyerahkan balpoin itu dan kamera digitalku padanya. Tapi entah kenapa perasaanku kurang enak melihat seringaian iblisnya. “Ingat hyung! Selasa, oke?”
Dia mengacungkan jempolnya. Eh tapi kenapa dia tidak bertanya untuk apa aku mengecat ulang balpoin itu. Mungkin dia sudah tau, dia kan ajaib *plak*
-o0o-
Sesampainya aku dirumah, Siwon hyung langsung mengintrogasiku. Tapi kemana Fany noona? Biasanya dia nempel terus dengan hyungku itu. kalau menurutku mereka ibarat PS dan controller-nya. Yah, itu hanya istilahku saja sih.
“Dari mana? Jam berapa ini?”
“Jam 8 hyung!” ujarku dan langsung melenggang masuk kedalam kamarku. Kudengar ia memanggil namaku—lebih tepatnya berteriak mungkin. Dengan malas aku menyahut. “Apa lagi??!”
“Heh, buka dulu!”
Apa sih maunya orang ini?’ batinku. Aku berjalan kearah pintu dan membukakan pintu untuk hyung ku itu. “Apa?” seruku. “Waktu itu kau jalan bersama seorang gadis. Dia siapa?” tanyanya. “huh, gadis yang mana?”
“Dia tinggi, langsing, berambut panjang berwarna coklat dan—”
“Aku tidak tahu tuh! Sudah hyung, sana pergi! Aku mau tidur!” segera aku tutup pintu kamarku. Dia tahu dari mana kalau aku waktu itu jalan bersama Seohyun. Eh, bukan.. dia tidak mengetahui kalau itu Seohyun.
“heh, Kyu? Gadis itu bernama Seohyun kan?”
“HAH!! BUKAN!!” seruku. Mati aku! Kudengar Siwon hyung tertawa. Tertawalah sepuasmu hyung, kau benar-benar menyebalkan. Biarkanlah adik mu yang ganteng ini punya pacar =,=a.
-o0o-
Ponselku berdering, segera aku mengambilnya. Walaupun sebenarnya aku sangat malas untuk mengangkatnya. Bayangkan jam berapa ini?? Jam 7 pagi! Aku kan masih belum bangun, dan tidak ada yang boleh membangunkanku!!!!
“yeob-”
“KYU!!”
Hampir aku terjungkal dan terjatuh dari kasurku, suara ini.. memangnya siapa lagi yang mempunyai suara cempreng yang mampu memekakan telinga ini. Kalau bukan satu orang, TIFFANY NOONA!
“WAEYO??” teriakku. “Ya! Mana sopan santunmu??” kali ini kudengar suara seorang laki-laki. Tentu saja ini Siwon hyung, benar-benar pasangan yang menyebalkan. “Ada apa??”
“Heh, buka kamarmu! Cepatlah mandi, hari ini aku akan mengunjungi rumah teman lamaku..”
“ck, kenapa harus menelpon segala?? Tinggal ketuk pintu apa susahnya?” seruku. “heh, aku sudah mengetuk pintu kamarmu lebih dari 50 kali!”
“APA?”
“iya, kau persis seperti mayat kalau sedang tertidur..”
Klik, aku langsung menutup sambungan telpon sebelum kedua manusia itu saling berkolaborasi menasehatiku. Kau tau kehidupanku selanjutnya jika kedua orang itu menikah? Ah, aku tak ingin membayangkannya.
.
“Kemana hyung?” tanyaku, ia berdiri dan merapihkan jas-nya. “ikut saja, aku takut kau akan kabur jika aku memberitahunya.”
Cih, memangnya dia mau membawaku kemana?’ batinku. Selama perjalanan aku hanya menyibukkan diri dengan PSP-ku. Sedangkan Fany noona dan Siwon hyung tengah mengobrol. Entah apa yang mereka bicarakan, lalu telingaku menangkap kalimat ‘keluarga Kim’. Siapa ya kira-kira?
“Sampai!” seru Siwon hyung. Eh tunggu dulu, bukankah ini….
.
.
.
.
.
.
RUMAH SEOHYUN??
Jangan bilang kalau Siwon hyung itu temannya Yesung hyung?
“Hyung, kau mengenal Yesung hyung??” dia mengangguk-anggukan kepalanya dan menatapku dengan tatapan misterius. Jujur saja, firasatku benar-benar tidak enak saat ini. Dasar Siwon hyung menyebalkan.
.
“Annyeong haseo…”
“Annyeong haseo..” kulihat Yesung dan Siwon hyung saling berpelukan. Hah, aku benar-benar muak melihatnya. Kemudian mereka semua saling berjabat tangan. “lho, Kyu? Ini adikmu Siwon?” tanya Yesung hyung. “iya hyung, itu tidak penting” tukasku kesal. Dan entah apa tujuan manusia ini datang kesini. Heuh, menyebalkan!!!
Tapi lama-lama aku disini, aku jadi gugup. Ya tentu saja karena Siwon hyung yang terus-terusan menatapku seperti itu. sambil sesekali bisik-bisik dengan Yesung hyung. Eh tapi, kemana Seohyun? Kalo Kibum hyung sedang keluar kota bersama teman-temannya. Aku benar-benar membungkam mulutku untuk tidak bertanya pada Yesung hyung.
-o0o-
“Kyu, aku tau kau dekat dengan Seohyun..”
“Jangan membohongiku..”
“Kau kencan dengannya, kan?”
“Waktu itu yang ditoko?? Aku melihatnya”
“Aku tau kalau itu adik perempuan-nya Jong Woon.”
“Heh, jujur saja padaku…”
.
Aku masih terbayang ketika Siwon hyung mengolok-ngolokku di mobil, dengan segelintir pertanyaan bodohnya. Bahkan Tiffany noona pun malah ikut-ikutan, sudah kubilang mereka adalah pasangan yang menyebalkan.
Aku tidak tahu bagaimana mengenaskannya wajahku saat itu. Apalagi melihat tawa kemenangan seorang Choi Siwon yang menyebalkan itu. Hah, yang benar saja!!
“Hyung, mobilmu kupinjam!” Seruku. “Tidak boleh~”
“Ck, aku tidak akan merusaknya! Pokoknya harus boleh!!”
Dan aku langsung mengambil kunci mobilnya yang tergeletak begitu saja di meja, kebiasaan Siwon hyung =,=a. Tujuanku saat ini adalah….
Toko yang dikunjungi Seohyun beberapa waktu yang lalu. Itu lho, yang kasirnya bernama Choi Minho.
Kring~
“Annyeong hyung..” sapanya, aku tersenyum dan langsung meluncur menuju stand alat tulis. Hm, sebenarnya aku mau membeli beberapa kertas. Itu lho, kertas surat. aku tidak tahu wanita itu sukanya yang seperti apa. Namun aku pikir mereka lebih ke hal-hal yang berbau pink. Eh, mungkin Seohyun lebih menyukai yang bermotif keroro kali ya =,=a.
Aku memutuskan untuk membelinya seratus lembar, aku akan membuat surat cinta untukknya xD. Agak jadul sih, tapi yah.. tidak apa-apa. “Berapa?”
“7000 won hyung..”
Aku segera mengeluarkan dompetku dan membayarnya. “itu untuk apa Hyung?” tanyanya. “ini? untuk… ya untuk menulis surat dong..” jawabku nyengir dan langsung pamitan pergi. Setelah ini aku akan kemana lagi? Entahlah.
-xx0xx-
Suasana dihalaman belakang rumahku lumayan mendukung untuk menulis surat. Hari selasa sangatlah lama untuk ditunggu, walau ku tau itu tinggal 2 hari lagi. Namun tetap saja itu lama. Jadi kuputuskan untuk membuat sebuah surat cinta untukknya. Kertas-kertas itu masih tersimpan rapih, balpoin hitam disampingnya juga sudah disiapkan. Bahkan foto Seohyun sudah kupasang dipinggirnya.
“Apa yang harus kutulis?” gumamku. Jika aku harus menulis isi hatiku selama 100 hari sejak aku mengenalnya, itu sangat melelahkan. Cinta itu benar-benar merepotkan’ pikirku.
“untuk Seo Joo Hyunku…”
“hm…”
“Aku..”
“Hm…”
“AHHH! Apa ini??” seruku. Sebenarnya apa yang harus kutulis? Entahlah. Aku menghela nafas dalam. Kenapa aku jadi mendadak bodoh ??
Lalu aku terfikir untuk menulis sesuatu untukknya. Hm, agak aneh. Tapi cukup mewakili perasaanku. Suatu kalimat yang singkat, namun dari semua itu benar-benar ada yang mewakili isi hatiku untuknya.
.
“Hoam~ Pegal!” aku merentangkan kedua tangannku, meregangkan otot-ototku. Aku tersenyum lebar, akhirnya suratku ini sudah selesai. Dengan amplop bergambar keroro yang sedang menjulurkan lidahnya. Sebenarnya gak aneh. Coba kalau amplopnya gambar wajahku, sudah kupastikan dia akan selalu menyimpannya hahaha.
Aku segera membereskan semuanya. Sebelum Siwon hyung memarahiku, dia sebenarnya lebih layak disebut ibuku dari pada seorang Hyung.
-o0o-
Sebenarnya, 100 hari saat aku mengenalnya telah berlalu. Dia telah mengalami beberapa perubahan, Seohyun kini terlihat sangat cantik dengan rambut raven barunya. Dia juga memiliki poni yang membuatnya terlihat manis.
“Kau cantik..”
Dan satu yang tidak berubah darinya, dia tetap malu ketika aku memujinya. “Terimakasih kyu..” ucapnya. “kau memotonya untukku?” ujarku bercanda. Namun siapa sangka dia mengangguk, emh.. sebenarnya aku tidak ingat kapan aku memintanya untuk mengubah rambutnya.
.
“Aku suka dengan wanita berambut raven indah..”
.
Oh iya, aku lupa pernah mengatakan itu. Dulu, waktu aku melihat poster seorang aktris. Kalau tidak salah namanya adalah Kim So Eun. Waktu itu Seohyun disampingku. Ia tengah melihatnya juga, dan entah kenapa aku merasa kalau dia mirip dengan Kim So Eun. Tapi untukku Seohyun lebih cantik.
Aku meraih jemarinya, dan tangannya begitu lembut. Kami berjalan bersama melewati koridor universitas. Rasanya aku dan dia sudah seperti sepasang kekasih. Dan kami akan menjadi sepasang kekasih selanjutnya.
Kulihat Kibum hyung di sebrang sana tengah melihatku, namun ia tersenyum. Entah kenapa dia, biasanya dia tidak seperti itu. Mungkin dia tahu situasi antara aku dan adiknya itu. Kami masuk kedalam kelas, orang-orang memperhatikan kami. Beberapa dari mereka berbisik namun tetap saja aku mendengarnya.
Aku hanya tersenyum saja, dan kulihat Seohyun dengan sudut mataku. Kedua pipinya yang tengah merona, tidakkah dia itu terlihat manis? Dia memang selalu begitu. Gadis lugu, manis dan polos.
-o0o-
Aku merapihkan rambutku, hari ini adalah selasa. Aku harus segera mengambil balpoinku di tempat Eunhyuk hyung. Kebetulan setelah itu aku ada kelas. Aku harus segera berangkat sebelum terlambat masuk kelas.
“Hyung.. boleh kan aku—”
“Kyu, kebetulan. Kau mau kan mengantarkan Tiffany ke butik? Aku sedang ada urusan..” jelas Siwon hyung sambil menyerahkan kunci mobilnya itu. ia terlihat sibuk dengan ponsel di tangannya. Dan tiba-tiba Fany noona menarikku. Kebiasaan yang benar-benar menyebalkan.
“Kyu, antarkan aku! Ayo..” seru Fany noona dan masuk kedalam mobil. Hm, benar-benar menjengkelkan. Bahkan, sepanjang jalan pun dia terus-terusan membicarakan hal-hal yang kurang penting. Dan aku hanya menjawabnya dengan gumaman saja.
Waktuku habis 35 menit untuk mengantarkannya kebutik itu. “15 Menit lagi??” seruku saat melihat arlojiku, segera aku menghidupkan mobilku dan segera menuju tempat Eunhyuk hyung.
.
Aku segera turun dari mobilku dan stengah berlari. “Hyung, Balpoinku mana?? Cepatlah!!” seruku. Ia menatapku heran sambil merogoh lacinya. Dan Eunhyuk hyung mengeluarkan sebuah kaleng bermotif keroro yang tentu saja isinya balpoin itu. “Ini hyung.. terimakasih ya!” seruku sambil memberikannya uang tambahan. Yah, walaupun Cuma 10.000 won hehehe.
“DASAR PELIT!!” dan hanya itu yang kudengar sebagai balasan terimakasihku. Yah.. aku sih tidak mempermasalahkannya.
.
Huft~ aku menghela nafas dalam. Beruntunglah masih tersisa 3 menit lagi. Aku segera berlari kekelas, namun aku tidak melihat Seohyun disana. “Apa dia tidak masuk?’ tanyaku pada Taemin. Dan dia hanya mengendikkan bahunya. Seharusnya aku tidak bertanya padanya, karena jika betanya apapun padanya dia hanya mengendikkan bahunya atau bergumam “tidak tahu”.
Aku menghempaskan tubuhku di kursi, lalu menelungkupkan kepalaku. “Kyu, sedang apa?”
Aku segera menoleh kearah suara itu. Gadis yang aku tunggu, aku yakin sekarang aku akan menyatakan cintaku. “Seohyun aku.. emh..”
Rasanya kata-kata itu begitu sulit di ucap. Ah, tapi sepertinya aku akan memberikan balpoin itu dulu untukknya. “Ini untukmu..” ujarku sambil menyerahkan balpoin itu. ia terlihat senang sekali menerimanya. “Itu adalah balpoin yang aku pinjam darimu. 100 balpoin keroro di dalamnya. Itu adalah perjuanganku selama 100 hari untuk menjaganya, dan aku mengganti catnya. Karena aku ingin kau hanya melihat aku, bukan Keroro itu..” jelasku sambil menunduk.
Jujur saja, rasanya di sekelilingku ini sepi. Hanya debaran jantungku yang kurasa. Namun ketika aku mendongakan kepalaku dia sedang asik mengutak-atik balpoin itu. Jadi dia tidak mendengarkan ucapanku? =,=a.
“Kyu, aku menyukainya!! Lihat! Maksudmu Kyuroro kan??” dia menunjukan satu balpoin ke wajahku. Mataku membulat—mungkin kalau di kartun-kartun mataku sudah lepas dari tempatnya dan mulutku menganga lebar.
“Ini tidak mugnkin…” pekikku dalam hati. Well, sepertinya si monkey itu benar-benar cari mati. Aku tidak menyuruhnya untuk mengubah kepala kodok itu menjadi wajahku yang tampan. Sedangkan tubuhnya adalah Keroro. Dia benar-benar telah menistai wajah tampanku ini.
“Aku menyukainya Kyu..! Kau sangat baik..” gumamnya yang masih berkutat dengan balpoinnya itu. Satu sisi, aku benar-benar senang. Namun disisi lain aku benar-benar malu. Aku memalingkan wajahku darinya. Kupastikan wajahku tengah memerah saat ini. dan pada akhirnya kuurungkan niatku untuk mengatakan cinta.
“Kyu, kau tidak apa-apa?” tanyanya pelan. Aku menggelengkan kepalaku, rasanya aku malu untuk bertatap muka dengannya. Emh.. lalu dengan surat itu, aku belum mengirimnya. Mungkin aku bisa mengirimkannya untuk Seohyun.
-o0o-
Author’s POV
-o0o-
Seulas senyuman terus mengembang di bibir mungil gadis itu, hanya dengan menatap balpoin yang di berikan seseorang untuknya. Begitu manis dan mengesankan.
“Dari siapa?” tanya Kibum. Seohyun tersenyum malu dengan rona merah di wajahnya itu. “Dari Kyuhyun, Oppa..” jawabnya malu. Kibum tersenyum jahil. “Aku boleh melihatnya kan?” tanyanya. Seohyun mengangguk dan menyerahkan balpoin itu. Kibum tertawa keras ketika ia melihat balpoin Seohyun itu. ekspresi Kyuhyun disana benar-benar aneh, ditambah badan keroro yang memang tidak cocok untuknya. Dan malah memberi kesan yang aneh.
“Wah, dia tau cara menghibur wanita ya?” goda Kibum. Seohyun mengerucutkan bibirnya dan segera mengambil balpoin itu. “Jangan menghinanya Oppa!” seru Seohyun.
Seohyun mendengar bell rumahnya berbunyi, segera gadis itu berlari untuk membukakan pintu. “Nona, ada kiriman surat.. silahkan tanda tangan disini..” ujar seorang laki-laki pengantar pos sambil menunjuk kertas dimana Seohyun harus menandatanganinya.
“Ah, terimakasih~” ujar gadis itu dan menerima surat yang lumayan banyak. Amplopnya terlihat lucu dengan motif keroro, dan kenapa jumlahnya begitu banyak? Namun ia bersemangat membacanya ketika tahu siapa pengirimnya.
“Surat dari siapa itu Seohyun?” tanya Yesung. “Emh.. bukan dari siapa-siapa kok Oppa..” tukasnya dan langsung berlari ke kamarnya. Ia segera mengunci pintu kamarnya dan membaca surat itu dengan khidmat (?).
Surat paling pertama. “Aku cinta kamu..” Seohyun tersenyum lebar, lalu ia beranjak untuk membuka surat kedua. “Aku cinta kamu..”
Ketiga, “Aku cinta kamu..”
“Aku cinta kamu… ”
“Aku cinta kamu… ”
“Aku cinta kamu… ”
“Aku cinta kamu… ”
Dan seterusnya. “Huft~ dia mempermainkanku apa?” gumamnya sambil menghela nafas dalam. Dan ia membuka amplop surat paling akhir yang ia buka. Dan yang terakhir benar-benar panjang.
.

Dear Seohyun.

99 kata “Aku cinta kamu” sepertinya belum jelas menggambarkan tentang perasaanku bukan? Bagaimana perasaan yang selama ini aku rasakan. Kau memanglah bukan yang pertama. Namun kau bisa menjadi yang terakhir kan?

Aku telah berkutat beberapa jam untuk membuat surat cinta ini, ah.. mungkin ini tidak terlihat seperti itu. Well, ini adalah pertama kalinya aku menulis hal ini. yang aku tahu tujuan seseorang membuat surat cinta untuk menyatakan cintanya. Padahal, tadinya aku ingin membicarakannya langsung. Namun rasanya aku terlalu payah untuk itu.

Dan 100 hari terlalu berlalu. 100 hari bukanlah waktu yang singkat, maupun terlalu lama. Aku masih ingat ketika aku bertemu denganmu. Kibum hyung yang mengenalkanmu padaku. Kau terlihat manis, dan innocent. Dan kupikir aku mempunyai satu ketertarikan terhadapmu.
Sejak itu, aku sering kerumahmu bukan? tak jarang membuat kegaduhan bersama Kibum hyung. Membuat Yesung hyung menggerutu karena aku sering menyembunyikan kura-kuranya. Dan kau hanya tersenyum. Lalu balpoin keroromu yang banyak ku pinjam namun tidak pernah aku kembalikan.

Sebenarnya aku ada kejutan untukmu, dan kau telah melihatnya. Sesuatu yang bisa dibilang bodoh, tapi manis kan? Dan sialnya Eunhyuk hyung mengerjaiku haha. Lalu aku senang ketika melihat rona merah di wajahmu ketika aku memperhatikanmu. Aku berfikir kau menyukaiku, dan kalau pun iya. Aku akan mengatakannya.

“Aku mencintaimu..”

Jika kau menerimaku, datanglah ke Namsan Tower pukul 7. Sekalian kencan pertama kita yang pertama. Aku menunggumu ^^
Ps: datang tepat waktu Seohyun, walaupun aku tahu kau adalah gadis dengan disiplin tinggi.

.
“Kyaa!!!!” jerit Seohyun. Ia mengecup surat itu senang. “Jam 7 malam? Aish! sekarang pukul 5. Aku harus bersiap-siap!!” gumam Seohyun dan segera berlari menuju kamar mandi.

“Dia kenapa sih?” tanya Yesung pada Kibum. “emh.. ku pikir Seohyun mendapatkan surat cinta dari Kyuhyun.” Ujar Kibum. “Sepertinya dia senang sekali, jangan-jangan dia mau kencan..” timpal Yesung sambil tertawa dan Kibum hanya mengangguk-anggukan kepalanya.

-o0o-

Kyuhyun’s POV

-o0o-

Arlojiku menunjukan tepat pukul 7 lewat 4 menit. Seohyun belum juga datang, aku cemas menunggu jawaban darinya. Aku kembali merapihkan Jasku, sebenarnya aku agak tidak nyaman mengenakan ini. Namun Siwon hyung yang menyuruhku menggunakan ini, agar lebih keren katanya.

“Kyuhyun!”

Aku membalikan badanku ketika seseorang memanggilku. Huft~ aku kira itu Seohyun, ternyata Fany noona. “Ada apa??” seruku. “Ini, Siwon oppa menyuruhku untuk memberikan bunga ini! sukses ya!” Fany noona menonjok lenganku pelan. Aku tersenyum lebar, ternyata wanita itu tidak selamanya menyebalkan.

Lalu aku melihat bunga itu, kelopak bunganya masih keras. Menandakan bahwa bunga itu masih segar, dan bunga itu begitu harum. Aku kembali duduk di bangku yang sudah 46 menit aku duduki. Sebenarnya agak keterlaluan juga sih, aku datang lebih awal. Karena aku terlalu cemas memikirkan ini semua.

Namun perlahan aku melihat seorang gadis berjalan kearahku. Dia mengenakan coat merah, make up tipis dengan pipinya yang selalu merona. Dia semakin mendekat kearahku, dan aku langsung memberinya senyuman. “Maafkan aku, aku terlambat.. sangat.. sangat terlambat..” ujarnya dan menundukkan kepalanya.

“tidak apa-apa, tenang saja.. “ ujarku dna terkekeh pelan, kali ini ekspresinya benar-benar lucu. “Benar?” tanyanya. Aku mengangguk mengiyakan. Lagipula ia hanya terlambat 4 menit sih. “aku sudah menerima suratmu..”

“jadi, bagaimana?”

“Tanpa aku beritahu kau pasti sudah tau kan Kyu.” ujarnya dan tersenyum. “kau akan mengatakan ‘Nado saranghaeyo..’ benar kan?” gadis itu mengangguk. “aku ingin mengulanginya..”

Perlahan aku berlutu dihadapannya, dan mengeluarkan sebuket mawar merah itu. “Saranghaeyo..” Dia terlihat senang dengan perlakuanku. “Nado, saranghaeyo..” balasnya dan mengambil bunga itu.

Aku meraih jemarinya dan kami mulai berjalan bersama, untuk menikmati malam ini bersama. Kencan pertama kami yang akan berjalan indah.

-THE END-

Maaf ya kalo kepanjangan, tadinya mau di bikin part 4 hahaha. Terus, kalo endingnya maksa maaf juga deh xDDDD
Thank’s To

About jkfanfiction

we live in anywhere termasuk di got (maksud lo?)

18 responses »

  1. bella mengatakan:

    setelah nunggu lama ff ini akhirnya ada juga🙂
    happy ending..
    ngga sia-sia perjuangan kyu buat dapet 100 pulpen keroro haha
    yesung sama siwon pasti setuju banget, mereka kocak haha
    aku suka, ffnya lucu haha
    bikin ff seokyu lagi yah chingu ^

  2. Nilam mengatakan:

    Yaaaaaah chingu kok bubar,,, masih pengen baca… Lucu si, apalagi tiffany😆
    duh akhirnya hepi ^^
    seneng aku😉 romantis
    haha hyuk oke gitu idenya
    aku suka suratnya
    kalo baca fic yang kyu bilang ‘i love you’, hatiku jadi hangat ^^
    pokoknya aku suka ini *peluk author*
    bikin after 1000 days dong chingu😆 mereka nikah atau punya baby😉

  3. eylnie mengatakan:

    heppy ending…seneng banget

  4. va icelfhisy wife mengatakan:

    huaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~~~
    akhirnya perjuanganmu kyu terbalas juga
    seo cinta padamu kyu
    pengen dibilang romantis tapi rada” si kyu
    ah keren lah

  5. Hana mengatakan:

    huaaaaaaaa……..kwkwkwkwkwkwkkw.. sumpah aku dah kykj orang gila baca ni ff krn ketawa2 g jelas ndiri2an……..*jd malu
    kyu oppa bener2 narsis abis, jahil banget tp akhirnya dia mendapatkan balasannya dr hyuk oppa..kwkwkkwkwk
    ngebayangin wajahku yg sehari2 nya jahil terus lihat kenyataan di di permalukan di depan gadis yg disukainya…kwkwkwkkwkwkw
    walwpun gitu dia pandai juga membuat kata2 yg romantis…so sweeet
    gomawo ya chingu…
    SeoKyu HWAITING….^_^

  6. Yoonbum mengatakan:

    huaa kenapa ending *suka suka author
    aku suka suratnya…
    mau pulpen kyuroro huaa beli dimana ya hahaha #plak
    ciee akhirnya diterima juga sama si seo hahaha
    itu dia damai ya sama si fany ciee chukkae #apadah
    minho perannya dikit banget hahaha
    ternyata ketahuan ya hehehe
    tenyata kibum diam diam evil ya hahahahaha #gakpenting
    kyu ternyata bisa romantis ya hahaha #apadeh

    ffnya baguss plus lucu heheeh😀

  7. seororoevilkyu mengatakan:

    uuuuuuuuuuuuuu so sweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttttttttt

    kerennnnnn, daebak, suka

    bikin ff seokyu lg yg lucu juga,,, asli aku ngakak2 bacanya,,,
    AUTHOR DAEBAK
    SEOKYU JJANG

  8. Iyank EternalMagnae mengatakan:

    kyaaaaaaaaaaaa so sweeeeet,,,,,,,,,,,,,,,,

  9. Indah_ELF mengatakan:

    Seruuu …
    Ngebayangin bolpoin yg d’bkin eunhyuk …
    hahaha …
    Yea akhir’a kyu Jujr sma seo …

  10. fanyul.eye'spearl mengatakan:

    huuaaaa….BAGUS BAGUS BAGUS BAGUS..AAIISSHHH KETAGIHAN NIH…
    Eonnie nanti bikin yg udah lulus dari universitas…trus k.jenjang yg lebih tinggi gituuu… Soalnya aku ketagihan baca FF ini…aa…
    wawawa…100 hari mengenal 100 hari meminjam pulpen keroro 100 surat cinta yg berbentuk keroro..waa…hal yg menarik dri crita..
    dan 99 surat yg mengatakan ‘Aku Cinta Kamu’..wa romatis…

    Eonnie nanti bikin yg udahan lulus dari universitas…
    aku tgg FF SeoKyu-nya…

    SeoKyu Couple jjang!!!!

  11. kkkkkkyyyyyyaaaaaaaaaaaaaa…………. unnie………..
    FF yg menarik,,,jd pgen bca lbh byk…
    bwat yg lbh byk lg yach unnie….

    love seokyu forever❤❤❤

  12. Hani Emang Love Jepkor mengatakan:

    kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………………………………
    cerita nya ROMANTIS banget.. >o<
    aku suka 'Seokyu'

  13. kyuwon mengatakan:

    yh kok abis sh???????
    pngn baca trus nh ff’y, abiis’y lucu author,.
    heeheeheeee
    akhir’y jadian jg yh seokyu,.
    mdah”n mrka tuh real,.
    amiieen,.
    heeheeheeehee
    ok d tunggu yh posst” slnjut’y,.
    hwaiting n sukses wat author ^-^,.

  14. SonElf |||| WIRES||Sooyoungster||Sparkyu mengatakan:

    nice :*

  15. esyyyyy mengatakan:

    Kyuppa so sweet ! (ʃ⌣ƪ) !!

  16. maknaelove11 mengatakan:

    KEREN! ENDINGNYA KEREEEEN! FFNYA BAGUSS❤
    suka banget deh sama ff ini, aku ngakak mulu baca dari part awal sampe end xD

  17. Puji Jipell mengatakan:

    kereeeen..

  18. Ulfa SeoKyu mengatakan:

    wkwkwk bikin aku ngakak ::D Keren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s