Autor : Kanna

Fandom[s] : Malice Mizer (Gackt era), HYDE

Pairing[s] : Gackt x Kami, Gackt x HYDE

Chapie[s] : one shoot

Music Inspiration[s] : Guardian Angel by Cinta Laura, Au Revoir by Malice Mizer, Cassis by the GazettE, Shiki by Kagrra

Original Finished : 4 January 2011

Last Edited : 4 January 2011

A/N : another ff yang trinspirasi dr lagu. Guardian Angel punya Cinta lorah *digiles* Laura. Tumben2an gw denger lagu indo, hehe tak tau juga saaya tp yang jelas Cuma judulnya doang saaya terinspirasinya, lagunya mah gk diresapi, abis boring *diuber fans Cinta lorah* XDDD

Seorang lelaki berlari kencang menghindari beberapa orang yang mengejarnya. Sesekali dia melihat kebelakang. Beberapa lelehan peluh sudah bergulir dipelipisnya, nafasnya memburu cepat saat preman yang beranjak menodongnya mengeluahkan senjata tajam. Lelaki tersebut segera bersembunyi disebuah gang yang cukup gelap saat itu, dia berusaha menahan nafasnya yang berburu dengan menutup mulutnya sendiri. Dia berharap kehadirannya tidak diketahui oleh beberapa bangsat itu. Terang saja dia berlari, meski dia kuat tapi jika berhadapan dengan gerombolen preman dengan senjata tajam tersebut, pasti semua orang yang sendiri akan menghindarinya.

Hentakkan-hentakkan kaki yang mengejarnya terdengar mereda. Keadaanpun hening sejenak, lelaki tersebut menoleh keluar gang. Tak ada siapapun. Helaan nafas terdengar dari mulutnya. Tapi tiba-tiba, ketukan sepatu terdengar kembali. Lelaki itu seketika menoleh, beberapa perampok tersebut memutar-mutar pisau daging dijari mereka. Lelaki tersebut mundur teratur sambil merangkak mencari sesuatu ditanah.

“ayolah, kau itu kaya, tak mungkin kau langsung jatuh miskin tanpa kalung itu”

“kau pikir aku bodoh menyerahkan kalung ini ??”

“huh !!! mentang-mentang kau artis, kau bisa seenaknya ??!!!”

“serahkan atau pisau ini mengukir jalan ditubuhmu itu”

“jawabanku tetap sama”

“yah, memang tidak ada jalan lain” salah satu dari perampok itu mendekati lelaki tersebut dan mengacungkan pisaunya. Lelaki itu menyilangkan tangannya sambil menggenggam kalung dengan liontin ‘K’ ditanganya, melindungi diri.

Tiba-tiba, seberkas cahaya besar muncul dibelakang mereka dan menyerang para perampok tersebut. Sayangnya, lelaki tersebut tak sadarkan diri karena suatu benda yang sungguh keras milik salah satu salah satu perampok itu sempat menghantam kepalanya keras.

Sudah dirasakannya sesuatu yang hangat mengalir dari kepalanya yang pedih karena lukanya. Gelap. Pandangannya mulai kabur. Lelaki tersebut melihat sebuah tubuh mengangkat tubuhnya. Dan sayangnya matanya tak mau membuka dan akhirnya pingsan.

“Kami………………………………………………………………………”

===***===

Lelaki tersebut telah mampu membuka matanya. Seorang lelaki lain yang bertubuh kecil mendekatinya dengan perasaan yang sangat khawatir. Dia menyentuh keninggnya.

“Gackt, kau tidak apa-apakan ???” lelaki kecil tersebut bertanya pada lelaki yang dipanggilnya Gackt. Wajahnya terlihat kusut habis terlelap setelah menangis.

“HYDE…………………ada apa denganku ???”

“kau tiba-tiba berada di depan rumah sakit, dengan kepala yang bocor. Huh untung saja kau cepat ditangani, tempurungmu hampir retak, hampir mengenai otak. Sepertinya kepalamu habis dihantam pemukul baseball” pantas saja Gackt merasa sesuatu memerban kepalanya. Gackt mengingat-ngingat kejadian tadi. Gackt heran, mengapa dia masih bisa bertahan hidup ???

“aku……aku tidak mati ???”

“kau ini bicara apa ??!! sudahlah kau istirahat saja” Gackt teringat akan seseorang dengan cahaya tersebut

“Kami……itu Kami………Kami yang menolongku…………ya benar aku melihatnya, Kami yang menolonku saat itu !!!!!” Gackt meremas pundak HYDE gemas dengan senyum yang mengembang dibibirnya.

“ya ya, Kami menyelamatkanmu” HYDE menganggap Gackt menghayal

“ini benar. Aku benar-benar mengenalnya, dengan rambut panjang berwarna coklat kemerahan dan pipinya yang chubby menggemaskan, aku melihatnya dengan pakaian putih dan sayap yang terbentang, manis sekali. Dia mengalahkan para preman brengsek itu dengan mudah”

“………………………………………………………………………………”

“Kami selalu menyelamatkanku, dia malaikat pelindungku” HYDE menatap Gackt miris. Sudah beberapa kali Gackt mengatakan itu jika terjadi kecelakaan padanya. Dia bilang Kami yang menyelamatkannya, padahal yang HYDE dapat saat itu Gackt berbaring lemah didepan rumah sakit ini tanpa ada siapapun disekitarnya.

Gackt kembali melemah. Dia menundukan kepalanya sedih.

“mengapa, HYDE ??????”

“………………………………………………………………………………”

“mengpa Kami yang harus meninggal saat itu ?? mengapa tidak aku saja”

“hentikan bicaramu itu Gackt !!”
“Kami orang yang baik, dia seorang malaikat, sedangkan aku hanya membuatnya berada dalam masalah saja, aku yang pantas mati HYDE !!!!!!!!!! aku !!!!!!!!” Gackt memukul dadanya keras. HYDE memeluk Gackt erat. Berusaha menenangkannya.

“mau kubuktikan bahwa dia adalah orang yang baik ???? kepalaku hampir pecah HYDE, tapi aku masih tetap hidup, sedangkan tadi aku melihat Kami menyentuh kepalaku dan sedikit dari rasa sakitku menghilang !!!!!!!”

“………………………………………………………………………………”

“Kami tak pantas mati secepat itu, HYDE !!!!!! katakan padanya HYDE !!!!!!”

“………………………………………………………………………………” HYDE tetap memeluk Gackt erat.

“katakan padanya aku ingin bertukar tempat padanya !!!!!!!!!! biarkan aku disana !!!!!!!!!”

“GACKT !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! HENTIKAN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” HYDE membenci ini tapi memang benar dia cemburu pada Kami yang selalu rekat diotak Gackt. Gackt mulai tenang dengan ucapan HYDE yang terdengar membentak.

“Gackt, bisa kau sedikit tenang” HYDE mendorong pelan pundak Gackt agar dia bisa bersandar dibantalnya.

“aku tau kalian adalah sahabat yang sangat dekat, aku tau kalian tak terpisahkan, tapi tolonglah Gackt, Kami akan tenang disana jika kau tak menyebut-nyebut namanya seperti itu”

“kau tak percaya padaku, HYDE ??? teganya kau”

“hhh……………bukan begitu Gackt, aku tau kau mencintai Kami, tapi bisakah kau berikan perhatian padaku ???”
“apa yang kau berusaha katakan ????”

“berilah perhatian padaku Gackt. Meski aku tau kau takkan melupakan Kami hingga kau keluar dari Malice Mizer”

“HYDE…………kau satu-satunya yang bisa ku berikan kepercayaan, tapi………….aku………………………”

“yasudah aku mengerti. Tidurlah, aku akan tetap berada disini sampai kau bangun. Lukamu masih belum sembuh” HYDE menyelimuti Gackt yang terbaring diranjangnya.

“kau memperlakukan aku seperti anak kecil, HYDE”

“………………………v_v” HYDE hanya tersenyum dan membiarkan Gackt kembali terlelap dalam mimpinya.

HYDE memandang Gackt yang tengah terlelap sendu. Sangat prihatin dengan orang yang sangat ia sayang tersebut.

===***===

Perlahan tapi pasti, Gackt berusaha membuka kelopak matanya. Berat. Tapi lebih baik dari yang tadi. Tiba-tiba matanya langsung disambut oleh pemandangan sebuah tempat yang sangat tidak dikenalnya. Sebuah kaki gunung yang ditumbuhi rumput hijau dan banyak bunga bertebaran dengan warna yang beragam. Gackt melihat kesekeliling, sungguh pemandangan yang jarang ditemukan di Tokyo saat ini. Batin Gackt bergumam, aku penasaran, siapa yang membawaku kesini ???

Seketika matanya menangkap sebuah bayangan. Bayangan tersebut memancarkan cahaya yang terang namun tak menyilaukan. Tampak seorang lelaki dengan pakaian serba putih serta rambutnya yang panjang dan coklat kemerahan yang alami berjalan tenang mendekati Gackt. Berulang kali Gackt menggunakan akal sehat dan logikanya. Matanya kembali ia tutup, menyegarkan kembali mata dan pikirannya.

“ayolah Gackt, HYDE benar aku takkan bisa membuat Kami tenang disana jika aku terus menerus menghayal akan kehadirannya !!!!! sadarlah Gackt !!! sadar !!!” perlahan Gackt kembali membuka matanya dan mendapati lelaki tersebut telah berada didepannya. Lelaki itu tersenyum padanya. Tampak wajahnya yang lembut dihiasi senyum kecilnya.

“sebegitunya kau pingsan, Gackt”

“Kami…………………………………………………”

“apa kau terluka ??? kau baik-baik sajakan ??” lelaki yang dipanggil Kami oleh Gackt tersebut, menyentuh lembut pipi Gackt yang sedikit pucat.

“ragaku memang begitu, tapi tidak dengan jiwaku, Kami”

“tenanglah aku bersamamu, kau pasti akan segera sembuh”

“kau jauh dariku, mana bisa kau melindungiku, aku ingin kau disampingku”

“aku selalu disampingmu, bukannya kau sudah menyadari itu. Aku berusaha untuk tetap melindungimu”

“kenapa ?? kenapa kau melakukan itu ?? harusnya ku yang melindungimu karena kau mencintaimu ??!!!”

“karena aku juga mencintaimu”

Gackt termenung mendengar pernyataan Kami yang begitu polos terucap. Sudah lama dia menginginkan kata tersebut terucap dari mulut Kami langsung. Dia sangat berharap dapat selalu bersamanya namun takdir melaju lebih cepat dari yang ia kira. Gackt mencoba untuk menyentuhnya, dan berhasil. Gackt berhasil menyentuh pipinya. Pipi yang chubby yang selalu dia lihat dengan teman-temannya yang lain. Sudah lama Gackt tidak menyentuhnya. Gackt merindukannya.

“kembalilah Kami. Kembalilah bersamaku ke bumi. Kedunia nyata, aku mohon” Kami tersenyum polos.

“aku sangat senang dengan undanganmu itu Gackt. Namun kau sendiri sudah melihatnya” dibelakang Kami terbentang beberapa helai bulu sayap yang tersusun dipunggung Kami.

“aku tak bisa” lanjut Kami

“kumohon. Apa dayaku tanpamu !!!”

“Gackt dengar. Semampuku aku akan melindungimu, dan saat kita bertemu didunia yang abadi nanti aku berjanji akan menjemputmu tepat saat kau datang, tapi kau juga harus berjanji satu hal padaku, kau harus kuat, kau harus bisa menerima sekelilingmu. Aku yang mencintaimu disini akan selalu melindungimu dari kejauhan, terimalah siapapun yang mencintaimu”

“aku berjanji. Tapi, siapa yang bisa aku terima”

“HYDE mungkin ??? dia perhatian padamu, dia baik padamu dan dia cantik”

“apa karena dia cantik aku harus bersamanya” Kami menggeleng.

“kau ini, terimalah siapapun yang mencintaimu dibumi, aku tau HYDE sangat menyayangimu melebihi seorang sahabat. Aku tak mau kau menderita dikarenakan aku. Jagalah aku terus berada dihatimu, meski HYDE menempati ruang hatimu. Dia bisa menjadi pengobat rindumu untukku. Tapi aku ingin minta satu hal, jangan hapus aku dari hatimu Gackt karena aku juga akan mati seketika jika kau melakukan itu. Kau cintaku Gackt”

“apa kau pikir aku adalah pendusta. Aku takkan menghapusmu, meski seseorang telah mengisi lubang dihatiku. Kau yang terdalam Kami. Kaulah cintaku Kami”

“terima kasih Gackt. Aku tau kau memang sahabat baikku dan cintaku”

Gackt meraih pinggang Kami pada perutnya. Mengeliminasi jarak diantara keduanya. Kami menyentuh dada Gackt dan mendapatkan sesuatu yang timbul disana, kalung Gack tyang berliontin ‘K’. Awalnya Gackt memang ingin memberikan kalung itu pada Kami, tapi terlambat.

“cantik”

“kau mau ??”

“ini milikmu”

“tidak, ini milikmu” Gackt melepas kalung itu dan memasangkannya pada leher Kami. Kami kembali tersenyum manis.

“arigatou” Perlahan Gackt mencium bibir manis Kami yang dibalas oleh Kami lembut. Ciuman yang didambakan Gackt selama ini dan baru sekarang dia mendapatkannya.

“mmh……Kami……………………………………………………………”

===***===

“hihihihihihihihi…………………………………………” terdengar suara terkikik geli saat Gackt kembali sadar dari mimpinya. Ah, mengapa aku harus sadar dengan mimpi terindah itu ?? batin Gackt mencelos.

Terlihat You, Massa dan HYDE menutup mulut mereka yang terkekeh geli. Bisa terlihat dari mata mereka yang menyipit.

“kalian…………………………………………”

“haha…………Gackt kalau manyun-manyun begitu kayak ikan yah !!!!!”

“You ????”

“kau ini, sudah setua ini masih mengigau”

“Massa juga ?? sejak kapan kalian disini ???”

“HYDE memberi tau kau berada disini. Kau ini makanya kubilang jangan memakai benda berharga kalau lewat jalan itu”

“maaf” Gackt meraba dadanya. Rata. Tak ada benda lain selain kulit yang ia sentuh, biasanya benda dengan bentuk huruf berada dilehernya.

“hei, kalian jangan mempermainkanku ya”

“hei, kau ini tiba-tiba galak. Sudah bagus kami menjengukmu disini” You memperlihatkan pose cemberut terbaiknya.

“memangnya kenapa, Gackt ??”

“HYDE, kalungku hilang. Menghilang”

“b- bukannya sudah berhasil diambil o- oleh preman itu ??????” HYDE berusaha hati-hati dengan jawabannya.

“diambil ??!!!!!!” wajah khawatirnya malah membuat sebagian orang disekitarnya takut.

“i- iya. Saat aku menemukanmu juga kalung itu sudah tak ada”

Gackt menghela nafas berat karena rasa kesal yang menerpanya. Andai aku menuruti nasihat Massa, takkan mungkin hilang barang paling berhargaku itu, Gackt membatin. Kami, kini tak ada lagi kenangan tentangnya. T^T

You menyalakan televisi dan langsung terpampang berita tentang penangkapan perampok yang telah merampok Gackt. Segera Gackt menelfon polisi yang dikenalnya untuk menanyakan tentang kalungnya, namun nihil, temannya tersebut sudah memeriksa para perampok itu namun tidak ditemukan kalung dengan liontin huruf yang dimaksud Gackt. Para perampok yang diinterogasi olehnya mengatakan kalung milik Gackt memang berhasil diambil, namun seseorang yang asing kembali mengambil kalung tersebut. Gackt benar-benar putus asa saat itu.

“sabar Gackt”

“bagaimana aku bisa sabar You. Itu benda penghubung aku dan Kami, mana bisa aku sabar ???!!!!!!”
“Kami ?????” You menatap HYDE penuh tanya. HYDE hanya memberikan tatapan ‘jangan tanyakan itu padaku’. You pun kembali dalam ‘kesendirian’nya diantara 2 orang tersebut. ‘’(-__-)a

Disaat You mencari jawabannya, Massa masuk kedalam ruangan dan membawa sebuah surat.

“Gackt untukmu. Fanmail kali”

Gackt meraih surat tersebut dengan malas dan membukanya.

“kalau begitu, aku akan mengambil makanan dulu, jaga Gackt ya You”

“siap, Doiha”

“hei, yang boleh memanggilku itu hanya Tetsu”
“hehehehe………………maaf” HYDE hanya tersenyum kecil dan kembali kepintu. Gackt merobek amplop tersebut. Hanya selembar kertas berwarna ungu silver dengan tulisan yang sedikit. Gacktpun membacanya dengan malas.

‘Gackt, ini. Kukembalikan saja kalungnya. Nanti saja kau berikan kalung ini padaku jika aku sudah menjemputmu. Kami k\(^_^)v ©©’

Gackt terbelahak membaca surat itu, kembali ia membuka lebih dalam amplop itu. Akhirnya.

“huwaaa…………kalung yang cantik !!! apa itu pemberian fans ??!!! bagus sekali !! tapi kok, liontinnya ‘K’, kamukan Gackt, jadi harusnya ‘G’” You sumringah saat sesuatu tersebut oleh Gackt diambil.

“bukan, ini kalung kami. Kalung aku dan Kami”

“huh ???? kan tadi Yagami-san bilang tidak ada ???

“Kami mengembalikannya padaku !!!! orang asing itu……ya orang asing itu pasti Kami, aku takin itu !!!!!!”

You dan Massa bertemu pandang. Kami mengembalikan itu kembali padanya ???

“Massa, memang tadi kau melihat Kami ???”

“tidak”

Seketika sebuah angin malam yang sejuk berhembus dari jendela rumah sakit yang dibiarkan terbuka. You mendekati jendela dan beranjak menutupnya, tapi Gackt melarangnya.

“memang kenapa ????”
“jika jendelanya ditutup, Kami takkan bisa mengawasiku”

Lagi-lagi You menuruti apa yang dikatakan Gackt. Dia juga sebenarnya tau, Gackt menyimpan perasaan khusus pada Kami. Tak hanya You, Massa dan rekan-rekan Gackt Job lainnya juga tau tentang itu. Itu sudah menjadi rahasia umum untuk para rekan Gackt Job.

===***===

Disaat semua terlelap, Gackt sendiri melihat bulan malam itu. Bulan sabit yang indah. Gackt teringat pada malam itu dia dan Kami melihat bulan bersama dirumah sakit ini, dengan Kami yang terbaring lemah diranjangnya. Kembali angin berhembus. 3 buah bulu sayap terbang kehadapan Gackt yang memandangi jendela. Dan tanpa disadari, bulu sayap tersebut membentuk huruf. K. Gackt percaya Kami selalu melindunginya, karena Gackt tau Kami mencintainya dan diapun mencintai Kami.

“you’re my guardian angel, Kami. Always like that. Forever and after”

Entah sudah berapa kali angin berhembus, membawa perasaan yang nyaman bagi yang merasakannya dikulitnya. Mengantar tidur agar nyaman bagi Gackt yang dijaga oleh Kami yang melindunginya dengan sayap-sayap malaikatnya yang putih serta suci.

END-OWARI-BERESAN XDD

A/N : it’s the first time i pround with my ff ^^V. R.I.P for Kami-sama who always be blessed with Kamisama ^_^\w/

About jkfanfiction

we live in anywhere termasuk di got (maksud lo?)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s